Monday, 28 November 2011

Payahnya Untuk Aku Menjadi Hamba Yang Bersyukur..

Alhamdulillah

Tersentuh aku semalam melihat kegigihan seorang makcik tua berjalan di tengah jalan ketika matahari tegak di atas kepala semasa kereta berhenti lampu merah semata-mata untuk menjual pen bagi mencari rezeki yang halal buatnya. Sejenak aku bermonolog, " makcik ni tak de anak ke??" "mana pergi keluarga mak cik ni??" Tabah sungguh aku melihat seorang wanita berusaha mencari rezeki dalam keadaan yang begitu penuh dengan kepayahan. Hatiku terusik. Insaf. Jika aku berada di tempat makcik itu, apakah mampu aku mengharungi ujian sebegitu??. Ya Allah jauhnya aku dari mu. Jarang sekali aku mengucapkan ucapan syukur terhadap-Mu. Tetiba aku memikir jauh tentang perkataan keramat ni. ‘SYUKUR’

Kita sering melihat kawan-kawan, orang sekeliling kita hatta ahli keluarga kita mengeluh mengenangkan nasib yang menimpa diri mereka. Kepayahan itu lebih dilihat dan dinilai dan diukur  sebagai maksud kehidupan duniawi berbanding kesenangan atau nikmat yang Allah kurniakan pada kita. Pernahkah kita pada satu ketika menghitung kesenangan atau nikmat yang telah Allah kurniakan pada kita. Pernahkah kita dalam sehari hatta dalam seminggu bermuhasabah sambil mengingati nikmat yang telah Allah kurniakan kepada kita dalam minggu tersebut?? Tidak bukan. Kita sering lupa tentang apa yang kita ada dan berkira dengan sesuatu yang kita tidak ada. Bukankah ini menunjukkan betapa kita tidak bersyukur dan redha dengan apa yang telah dianugerahkan kepada kita?? Astaghfirullah...inilah golongan yang telah Allah nukilkan didalam Al-quran yang berbunyi sangat sedikit golongan orang yang bersyukur di dunia ini.

Hakikatnya, manusia hari ini sudah semakin jauh dengan Penciptanya. Keyakinan terhadap janji Tuhannya sudah kian pudar dan menhilang jauh dari sudut hati. Mereka lupa sebenarnya apa yang berlaku kepada diri mereka merupakan satu bentuk tarbiyah ataupun ujian yang Allah berikan kepada hamba-Nya untuk melihat sejauh mana cinta hamba-Nya itu kepada-Nya. Seharusnya kita tersenyum dan mengucapkan syukur tatkala kita sebagai hamba-Nya ini menerima ujian mahupun musibah kerana disitu menunjukkkan ada perhatian khusus yang Allah berikan kepada kita. Itu menunjukkkan Allah sayang kita. Ujian dan musibah yang diturunkan kepada kita tidak lain selain untuk mengangkat martabat kita di sisi Penciptanya. Berbanggalah orang yang dekat dengan Tuhannya.

Dari sudut pandang yang asas, manusia itu sudah ditakdirkan dicipta untuk menjadi pewaris ataupun khalifah di dunia ini. Ini secara langsung menunjukkan manusia itu dilahirkan sebagai pemimpin. Berbalik kepada idea dasar penulisan yang menggenggam kalimat syukur, kepimpinan dan sifat syukur itu mesti berjalan selari dan tidak boleh dipisahkan. Itulah kepimpinan Islam. Orientasi pemikiran kepimpinan yang mempunyai dasar kesyukuran dalam menguruskan pentadbiran dalam kehidupan, mampu neningkatkan kecekalan selain memperolehi keredhaan dari Allah. Atas sebab ini, pemimpin yang mempunyai sifat syukur dilihat lebih sabar, cekal, dan berkarisma di dalam kepimpinannya. Penyerahan kepada Allah dalam setiap apa yang telah berlaku menunjukkan betapa kita ini selaku hamba kepada-Nya sangat memerlukan pertolongan-Nya. Syukur itu cara terbaik dalam memperolehi pertolongan dari Pencipta Yang Agung.

Syukurlah..latihlah diri untuk bersyukur...Syukur itu satu nikmat dalam kehidupan..=)

Kata-kata yang dinukilkan oleh diri dalaman penulis buat penulis sendiri khususnya dan pembaca yang lain amnya dalam mengingati hakikat siapa diri ini sebenarnya dan apa kekurangan kita dalam menjadi hamba Allah yang sebenar-benarnya..


PUJANGGA EL-HARAQY

Read more...

Sunday, 10 April 2011

Lemahnya Aku



Ntahlah…saban hari rasa makin jauh pula dari Allah. Terasa rindu pula dengan keadaan hati yang dekat dgn-Nya. Manis je rasanya..Terasa indah dunia..segala apa yang dilakukan semuanya bagai dibimbing..Perfect..Ajaibnya cinta-Mu Ya Allah..

Tapi hamba-Mu ini selalu leka Ya Allah. Tidak pernah merasa ingin bersyukur. Ruginya aku. Segala nikmat telah Kau berikan padaku tapi tidak pernah aku melihatnya sebagai nikmat. Sebaliknya aku lihat ia sebagai kesenangan dan kegembiraan. Hinanya hamba-Mu ini Ya Allah. Hamba yang tidak mengenang budi. Hamba yang sombong di tempat dan tanah milik Tuannya. Jika beginilah aku selamanya, bagaimana aku ingin bersemuka dengan -Mu Ya Allah di akhirat nanti?? Malunya aku. Minta berbagai-bagai dengan-Mu tapi kemudian sombong dan tidak berterima kasih selepas mendapatkannya. Kemudian datang lagi mengemis hajat dengan-Mu tapi kemudiannya sombong dan tidak berterima kasih juga kepada-Mu setelah hajat dipenuhi.

Ya Allah, hatiku tandus dan kontang Ya Allah. Cinta-Mu terasa sanagat jauh dari sudut hati yg dalam ini ya Allah. Lama aku lalai dan tidak sedar yang aku semakin menjauhi-Mu Ya Allah. Hari ini aku terasa kehilanagn cinta itu. Inilah sifat manusia yang mana apabila sesuatu itu berada hampir dengannya tidak pernah dihargai tetapi bila ianya telah jauh pergi, barulah merasa kepentingannya buat dirinya. Akulah orang itu. Terlekat tepat diatas batang hidungku. Terlalu asyik mencari cinta manusia dan membina hubungan bersama mereka sehingga terabai cinta dan hubungan dengan Allah. Malangnya aku yang tidak dapat membezakan yang mana yang lebih mulia dan terbaik buatku.

Ya Allah, aku sedar kesalahanku Ya Allah. Aku lemah  Ya Allah. Aku lemah. Berat sungguh dugaan ini buatku Ya Allah. Aku lemah..aku lemah ya Allah. Tarbiyyah dalam diriku kering ya Allah. Acap kali sudah aku begini. Lalai jauh dari jalan-Mu. Ya Allah, dengan kehinaan diri ini, sekali lagi ku pohon kekuatan untuk terus berada didalam agama-Mu..untuk terus menikmati tarbiyah agar kekenyangan rohani dapat dikecapi..untuk terus berjuang demi agama-Mu..untuk meneruskan legasi Rasul-Mu..untuk terus merasai manisnya cinta-Mu Ya Allah. Wahai pembalik hati-hati, tetapkanlah hati-hati kami atas agama-Mu. Janganlah Kau matikan kami dalam keadaan yang kufur Ya Allah. Sememangnya aku insan yang lemah. Tidak ada daya dan upaya melainkan kudrat yang Kau kurniakan buat diri ini Ya Allah. Lemahnya aku.

Read more...

Thursday, 31 March 2011

Selamat Kenal Brothers and Sisters in Islam..=)

Knowledge starting with pen


Assalamualaikum w.b.t.
Berdebar rasanya bila pertama kali aku menaip papan kekunci komputerku untuk mencoret sedikit nukilan bisikan hati berkaitan dengan blog ini. Lama sudah aku berhasrat untuk bergiat dalam penulisan tetapi apakan daya, diri ini bukanlah pandai untuk menulis dan berpujangga. Ahamdulillah, atas dorongan seorang sahabat seperjuangan, aku melihat bahawa disini aku mampu untuk aku jadikan tempat mengeluarkan pendapat dalam bentuk tulisan seterusnya melatih diriku untuk menjadi seorang penulis yang baik.

Selalu aku teringat hasrat ibuku yang tersayang untuk melihatku menjadi seorang penyebar ilmu dan pendidik. Saranan supaya beralih ke bidang Ilmu Wahyu ditempat aku belajar kini tidak pernah berhenti ketika acap kali aku pulang ke rumah. Teringin sangat dia ingin melihat anak sulungnya ini menadi pendidik, penyampai ilmu dan ustaz untuk dijadikan contoh ikutan 7 orang adik-adikku yang lain. InsyaAllah, akan aku lunaskan hasrat ibuku itu perlahan-lahan. Blog ini juga akan aku gunakan sebagai wadah perkongsian ilmu yang sedikit ini yang ada pada diriku untuk aku belajar bertatih sedikit demi sedikit bagi membentuk diri ini menjadi seorang penyampai ilmu yang baik. Mohon tunjuk ajar dan teguran dari sahabat-sahabat.

Next, Excellent Work Always Come With Excellent Relationship Towards Allah and Humankind. This blog will be used as the medium to strengthen our believe toward the knowledge of Allah. We share and get its benefits together. Then, the respont from our brother and sisters will be creating a connection of thinking and at the end of the day it can provide a platform of  good relationship among humankind for the sake of Allah.

Please do remind each others including me..Always..always..and always..We are a creation who always and tend to forget.. So, do remind each other including me always.

Last but not least, I am planning to use this medium as my platform to work for the student of IIUM as well. InsyaAllah, I will do informing all student about what I have done here as your representative. Very hard for me in here to take this responsibility. You all are better than me and deserve for this post. However, please do pray for me so that Allah will give me strength to do something for you all, students of IIUM and all brothers and sisters in Islam. Every soul in IIUM has right toward me and my fellow friend in SRC, so please do advice and claim your right during this life. I am very afraid if you claim it in the next day of judgment  in front of Allah. Nothing we can give to you except just crying in waiting the punishment from Allah in that day. Please do claim your right from us. Please let us know your problems so we can take further action in the future for our own benefits. That is the way of Muslim work. Advice the leader and help each other.

In a nutshell, everything that has been created by Allah is not useless. This blog also created by Allah through the ilham given to human to make it become real and  true in the human life. It is not useless and we should not you it in the way of useless purposes. Allah said in the quran in the Surah al-Mukminu verse 115 ;-


Then did you think that We created you uselessly and that to Us you would not be returned?

Renung-renungkan dan Semoga Beramal..=)
 .

Read more...

  © Blogger templates Psi by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP